“Mencintai dan di cintai rasa yang sudah di takdirkan Allah kepada hambaNya. Rasa suka, rasa sayang, rasa cinta dan rasa lain yang kalian rasa adalah anugrah yang indah yang di berikan oleh-Nya J.”
Jangan pernah kalian menyesali telah menyayangi seseorang yang akhirnya memuat kalian menangis, jangan sesali jika ia yang kau sayang meninggalkanmu, mendustakanmu, mengkhianatimu. Karena sesungguhnya cinta dan sayang adalah ikhlas, seperti rasa sayang dan rasa cinta Allah kepada hambaNya.
Jika kita putus asa mengejar seseorang yang kita sayang ingatlah Allah yang tak pernah lelah mengasihi dan memberi rasa sayang meski kita kadang lupa terhadapnya.
Jika kita menangis untuk dia karena dia tak membalas cinta dan sayangmu ingatlah Allah. Allah selalu mencintaimu tanpa pamrih.
Lalu kita merelakan waktu kita meskipun hanya beberapa detik hanya untuk bertemu atau sekedar tegur sapa atau mungkin hanya melihatnya dari kejauhan. Tapi itu tak berlaku ketika kita berhadapan dengan Allah, yap kita sering mengabaikan… mengabaikan waktu untuk sekedar bersyukur atas nikmatNya.
Kita rela berjam-jam waktu kita terbuang percuma untuk online, kerja, belajar dan bercengkrama dengan teman-teman sampai sampai kita tak sanggup menghabiskan waktu yang hanya 5 menit dan berkualitas untuk Allah, yaya.. kita melewatkan waktu shalat.
Itukah balasan kita, balasan kepada Dia yang menyayangi dan mencintai kita bagaimanapun keadaan kita, Yang selalu ada di saat kita sedih dan bahagia. Ya Allah begitu jahat kah saya, begitu bodoh kah saya memberlakukan Mu seperti itu. Ampuni saya ya Allah maaf jika saya selalu bangga akan dosa, merasa sombong dan besar.
*it’s just meditation for us how very beautiful the way Allah love us* J
No comments:
Post a Comment